Rabu, 05 November 2014

Terima kasih, sahabat :)

Terima kasih, untuk para sahabat, terima kasih atas kasih sayang kalian yang nyata, walaupun kalau di depan suka saling ledek, tapi di belakang saling ngomong bagus, saya hanya sedang melihat semuanya dan tidak tahu cara menyampaikan rasa terima kasih ini. Hanya ingat sahabat2 yang tidak berhenti menjaga saya ketika saya sakit, di asrama, di rumah, di kosan dan mereka tidak peduli capek. Atau sahabat yang menangis karena takut terjadi apa-apa dengan fisik saya. Sahabat-sahabat yang menjada saya di rumah sakit dulu sampai di rumah sakit ramai setiap hari dan saya tidak kesepian. Atau sahabat yang menyelesaikan kasus penipuan yang terjadi pada saya, dengan tulusnya tanpa saya tau mereka menyelesaikannya. Atau sahabat yang dengan tulus tidak mau melepas saya sebagai sahabat hanya karena laki-laki yang menyukainya ternyata menyukai saya tanpa saya tahu. Atau sahabat yang cepat-cepat berlari dari acara kampus ke kosan saya hanya karena tahu saya sedang shock. Atau sahabat yang semalemnya udah saya telpon semaleman padahal cewek tapi udah kayak pacar, besoknya ngajak saya jalan-jalan di tengah sibuk kerja, cuman bilang datar "tuh puas-puasin hibur diri"
Atau sahabat yang selalu nganterin pulang biar selamat sampai kosan karena kebiasaan kena jambret, ketabrak dll. Di saat sedih mereka ada, di saat punya beban mereka bantu, di saat jatuh mereka yang mengulurkan tangan. What a wonderful life, ini kasih sayang nyata. Ternyata banyak yang menyayangi saya tanpa sadar, lalu kenapa saya sampai tidak sadar kalau saya memiliki mereka yang kasih sayangnya sempurna dan belum tentu dimiliki oleh orang lain. Tidak semua orang memiliki sahabat yang nyata. Bahkan satu sahabat bisa mengalahkan ribuan fans atau teman selewat. Lalu, kamu memiliki banyak sahabat. Untuk apa fokus terhadap kasih sayang yang tidak nyata, jelas-jelas kamu sudah memiliki banyak yang nyata. Terima kasih, untuk semua, yang tidak bisa saya sebutkan. Terima kasih :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar